4/01/10 Tahun yang baru, rencana baru, harapan baru.ada cerita yang menarik dari seorang kawan, pengusaha batik tulis asli.sempet cerita2 tentang masalahnya dalam penjualan."g jual batik tulis di ITC cempaka mas,asli loh.biar beda dengan pedagang lain yang jual batik print made in china.g mau barang g eksklusif,jadi mahal harganya".permasalahannya,kok kalah bersaing ma toko lain ya.pasti ada yang salah nih, entah barang-barangnya atau marketnya.karena yang belanja di ITC kan biasanya cari barang murah bukan barang ekslusif.setelah melalui perdebatan panjang,sampailah pada kesimpulan, kalo mau tetap jual barang yang eksklusif tempatnya jangan di ITC,buka butik dong.kalo mau tetap di ITC sesuaikan dengan marketnya,jual barang-barang murah yang kualitas baik (KW1/KW2).
si kawan pengusaha batik ini memang punya strategi jitu,dengan mantap mengambil strategi jitu yaitu dengan tetap berjualan di ITC (mana strateginya?).tunggu dulu,si pengusaha ini mengubah penampilan gerainya yang tadinya khusus batik tulis asli menjadi one stop shopping batik galerry.jadi dia menyediakan semua jenis batik, dari yang batik print, sampai batik tulis sekelas Danar Hadi.LUAR BIASA, strategi jitu.Idealisme bisa tetap jalan, jualan makin laris. yang saya salut dari idealisme si kawan pengusaha ini adalah pemikirannya mengenai seniman-seniman batik yang harus dilestarikan.alasannya kalo semua batik bisa di print,lama-kelaman seni membatik bisa hilang dari kultur budaya bangsa ini.LUAR BIASA.semoga cita-cita luhur ini membuahkan hasil yang indah buat teman saya si pengusaha batik ini.amin
Kamis, 07 Januari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)